Selamat Datang RENDANG - AHOLIC Mamasaiyo. Pesan RENDANG yang Bunda sukai sekarang juga!

HUB. 0853 6829 5966 - Desi Susanti
EMAIL. rendangmama@yahoo.com
Rendang Mamasaiyo Rendang Padang Boros Bumbu

Kamis, 17 Februari 2011

Rendang Daging - Menu Terfavorit Keluarga Indonesia

Siapa sih yang tidak kenal dengan Rendang daging, setiap Hari Raya Idul Fitri selalu tersedia di meja makan, di rumah makan, warung makan, restoran pasti tersedia menu keluarga ini. Acara rapat kantor, arisan, kumpul dengan teman – teman, acara syukuran rumah baru, makan malam di rumah biasanya menghadirkan Rendang daging yang nikmat tentunya.

Daging diolah dengan santan dan rempah – rempah asli Indonesia maka dihasilkan rasa yang lezat. Rendang daging akan terasa enak dan bumbu rendangpun terasa ringan di lidah. Jika dibandingkan dengan beef teriyaki salah satu masakan Jepang cara pengolahan Rendang daging sangat berbeda sekali. Rendang daging dimasak berjam – jam sedangkan beef teriyaki hanya 10 menit. Oleh karena itu, Rendang daging yang biasanya kami masak hanya sampai menjadi kalio daging terlebih dahulu sehingga bisa dengan cepat disajikan. Kemudian, untuk menjadikannya Rendang daging, kalio dimasak lagi sampai loto’ bumbu terlihat, dengan cara mengeringkan airnya dengan dimasak terus menerus meskipun telah mendidih.

Inilah sebabnya Rendang daging tidak basi jika disimpan di ruangan terbuka, karena sudah mengalami pemanasan yang lama. Dewasa ini, banyak yang menyediakan jasa catering untuk membuat Rendang daging, sehingga untuk memasak menu favorit keluarda, tidak memerlukan waktu lama. Rasanya juga sesuai di lidah, karena penyedia jasa juga menjual menu – menu lain yang sudah memiliki banyak pelanggan. Salah satu penyedia jasa ini adalah RM. Minang Permai yang memasarkan Rendang dagingnya secara online dengan nama Rendang Mamasaiyo. RM. Minang Permai telah memiliki banyak cabang yang menjual masakan Padang. Untuk kepuasan pelanggan, Rendang yang disajikan juga berbagai macam, misalnya Rendang Tongkol, Rendang Belut dan Rendang Jengkol. 

1 komentar: